Tag Archive for batu mulia

Pulau Kasiruta Sebagai Penghasil Batu Mulia Krisokola dan Jasper

Photobucket


Kelompok Program Penelitian Mineral, Pusat Sumberdaya Geologi pada tahun 2008 telah melakukan eksplorasi umum endapan batu mulia di daerah pulau Kasiruta kabupaten Halmahera Selatan. Keterdapatan batumulia krisokola di daerah Pulau Kasiruta ini tersebar di tujuh lokasi meliputi wilayah empat desa, yaitu Desa Palamea, Desa Imbuimbu, Desa Doko dan Desa Bisori. Sedangkan batumulia jasper tersebar di dua desa yakni Desa Doko dan Desa Imbuimbu.

Krisokola dijumpai berwarna hijau kebiruan, bersifat amorf dengan kekerasan berkisar antara 3 – 4 pada skala Mohs. Kilap tanah sampai kaca, dan bersifat translusen sampai opak. Krisokola primer dijumpai terdapat sebagai urat-urat pengisi rekahan dalam batuan breksi volkanik dan lava andesit. Urat-urat dijumpai setempat-setempat dengan ketebalan berkisar antara 0,5 – 20 cm dan panjang tidak menentu, umumnya sekitar 1 – 50 cm. Urat berbentuk tidak beraturan dengan arah umum N 300o E. Sebagian krisokola ini telah mengalami proses silisifikasi sehingga kekerasan dapat mencapai 7 pada skala Mohs.

Jasper termasuk golongan kuarsa mikrokristalin granular yang mempunyai campuran bermacam-macam warna dan biasanya pekat. Kekerasannya antara 6,5 – 7 pada skala Mohs dan berat jenis 2,7. Batu mulia Jasper di pulau Kasiruta ditemui berupa bongkahan berwarna coklat muda hingga coklat tua, keras dan masif, ada juga berwarna coklat muda hingga abu-abu kekuningan, keras; bongkahann berwarna coklat kemerahan dan kehijauan.

Pemanfaatan batumulia krisokola dan jasper cukup banyak dan beragam terutama sebagai bahan baku untuk perhiasan.  Sehubungan semakin meningkatnya kebutuhan batumulia dewasa ini, maka kebutuhan bahan baku batumulia juga meningkat.

Gambar berikut adalah contoh batu mulia Krisokola dan batu mulia Jasper dalam bentuk bongkahan

Contoh Batu Mulia Krisokola

 

Contoh Batu Mulia Jasper