Jual Batu Bacan Doko dan Bacan Palamea

Photobucket

Batu Bacan berasal dari Pulau Kasiruta, Pulau Bacan, Halmahera Selatan. Batu Bacan sangat unik ketika digosok dengan serbuk intan, meskipun sangat lama digosok, batu tetap dingin tidak ada rasa panas ..berbeda dengan batu mulia yang lain. Makanya orang Taiwan/ China pada ‘berburu’ batu bacan karena batu bacan mirip  Giok, sehingga disebut juga Giok Indonesia.

Ini  koleksi Batu Bacan HIJAUku untuk dijual:

Batu Bacan Doko

1.  Cincin dengan mata bacan Doko Proses

Ukuran 2,4×1,8×1 cm

Harga net 1,5 jt. Ring Perak

 

 

2.  Mata Cincin Bacan Doko

Proses Super 1 warna

Dimensi 2 x 1,7×1 cm

Harga nett 1,5 jt

 

3. Mata cincin Bacan Doko

Proses ke Super 1 warna

Dimensi 2×1,5×1 cm

Harga nett 1,5 jt

 

4. Mata cincin Bacan Doko

Dimensi 1,7×1,4×0,7 cm

Proses super 1 warna

Harga nett 1,25 jt

            5.Mata Cincin Bacan Doko

Dimensi 1,7×1,2×0,5 cm

Batu proses

Harga  nett 1 jt

 

 

 

Batu Bacan Palamea

1. Cincin dengan Mata Bacan Palamea, Satu Warna  Proses ke super, Mulus

Dimensi 2,4×1,8×1 cm. Ring Perak. Harga nett 1,5 juta

2.  Mata cincin Bacan Palamea Super

Dimensi  1,4x1x0,5 cm

3.  Mata cincin Bacan Palamea Super 2

Dimensi 1,4x 1×0,5 cm

 

 

 

 

 

 

 

Keunikan Batu Bacan

Photobucket

Batu bacan berbeda dengan batu  lainnya. Keunikan batu bacan adalah mengalami proses metamorfosis, batu mengalami perubahan dan biasanya  berubah menjadi lebih baik. Contoh proses tersebut : Batu bacan  pertama kali di dapat tampak jelek, kasar, dan warna hitam. Tetapi, seiring dengan waktu yang tadinya berwarna hitam bisa menjadi hijau, yang tadinya permukaan kasar bisa menjadi halus. Sehingga banyak orang mengatakan batu bacan adalah batu hidup.

Hal  itulah yang menyebabkan harga batu bacan bisa menjadi mahal. Biasanya batu bacan yang kualitas super mencapai puluh hingga ratusan juta/ kg. Batu bacan bila dibandingkan dengan batu lainnya, misalnya dibandingkan dengan batu jawa/kalimantan  : batu jawa/kalimantan pertama kali didapat warnanya hijau dan bening atau permukaanya kasar, seiring dengan waktu warna dan permukaannya begitu saja/tidak berubah dari pertama kali didapat.

Batu bacan mulai dikenal era 2000an pasca kerusuhan Maluku/Maluku Utara. Awalnya Turis dari Jawa dan turis Manca Negara datang ke Pulau Kasiruta, Bacan Barat. Mereka diperlihatkan batu bacan  oleh penduduk setempat  dan  turis berani membeli mahal batu tersebut. Sehingga Lama kelamaan harga menjadi mahal. Sampai sekarang pun turis  manca negara dan Jakarta selalu datang mencari batu bacan  (‘berburu batu bacan”).